Madrasah Digital
Ketentuan Kirim Tulisan
Buat Akun
  • Berita
    • Rilis
    • Komunitas
    • Surat Pembaca
  • Gaya Hidup
    • Tips
    • Hobi
  • Wawasan
    • Analisis
    • Wacana
    • Tadarus Tokoh
    • Resensi
    • Bahasa
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Esai Sastra
  • Ruang Madrasah
    • Materi Pelajaran
    • Online Learning
    • Ruang Konsultasi
Kamis, Januari 22, 2026
No Result
View All Result
  • Berita
    • Rilis
    • Komunitas
    • Surat Pembaca
  • Gaya Hidup
    • Tips
    • Hobi
  • Wawasan
    • Analisis
    • Wacana
    • Tadarus Tokoh
    • Resensi
    • Bahasa
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Esai Sastra
  • Ruang Madrasah
    • Materi Pelajaran
    • Online Learning
    • Ruang Konsultasi
No Result
View All Result
Madrasah Digital
No Result
View All Result

Meneropong Nabi Muhammad SAW Sebagai Manusia Biasa

admin by admin
Oktober 7, 2022
in Opini
3 min read
0
Maulid Nabi Muhammad

Foto Oleh GarryKillian Sumber dari: Freepik

129
SHARES
202
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MADRASAHDIGITAL.CO- OLEH: Cenruang Alung

“Muhammad telah mati! Ia telah dibunuh!”

Teriakan beberapa anak kecil sebab melihat seorang yang tidak mereka kenali, membelah dada salah seorang teman bermain mereka. Sosok yang tidak mereka kenali tersebut memegang segumpal darah dari dada Muhammad, seraya berkata “ini adalah bagian setan yang ada pada dirimu,” kemudian mencucinya di sebuah baskom emas dengan basuhan air Zamzam. Kemudian ia menata kembali seperti sedia kala (Al-Mubarakfuri: 2008).

Ya, peristiwa monumental tersebut adalah peristiwa dimana malaikat Jibril diutus Allah untuk membelah dan membersihkan hati (jiwa) Muhammad. Sebuah peristiwa yang melekat dalam benak umat Islam, sebuah kisah yang sejak kecil berulang kali telah kita dengar.

Tak hanya itu, dalam sejarah perjalanan kita mengenal Nabi Muhammad, kita telah banyak disuguhi kisah-kisah yang bersifat metafisik. Membelah bulan, terbang ke langit dalam sehari semalam, selalu diikuti awan mendung kemanapun ia berjalan dan beberapa kisah luar biasa lainnya. Hal-hal tersebut terdengar di luar nalar (logika mistika) namun berhasil mengundang kagum, bahwa ia benar-benar manusia spesial.

Logika mistika tidak pernah gagal dalam merasuki pikiran, ia tertanam dalam. Kiranya, hal tersebut ialah penting sebagai upaya dalam merangsang imajinasi dan membangkitkan sebuah kepercayaan mutlak. Tak jarang pula, logika-logika mistik yang telah tertanam dalam pun dapat menjadi penyebab butanya kita dalam membaca realitas sosial-saintifik.

Tulisan ini sama sekali tidak berupaya untuk menegasikan mukjizat kenabian, namun menekankan ketika nama Muhammad menggema pada ruang pikiran, Muhammad seperti apa yang sebenarnya kita bayangkan? Apakah tentang manusia yang dianugerahi kemampuan supranatural atau tentang manusia biasa yang menjadi mulia sebab akhlak budi yang luhur.

Hanya memandang Muhammad melalui kacamata mukjizat metafisik adalah tindakan yang selamanya akan semakin menjauhkan kita dari Muhammad itu sendiri. Apa yang digagas oleh Kuntowijoyo dengan istilah profetik (kenabian) tidak akan pernah bisa diimplementasikan jika kita enggan memahami dan mempelajari Muhammad melalui kacamata pandang laku kehidupan sosialnya.

Dari segudang hal baik yang terdapat dalam diri Nabi Muhammad, beberapa hal ini dirasa penting untuk diteladani, sebagai kisah inspiratif yang akan membuat kita berdecak kagum, tak kalah kagumnya ketika dahulu kita dikisahkan tentang perjalanan isra’ mi’raj atau membelah bulan.

Memimpin dengan Memberi Contoh

Jauh sebelum masa nubuwah, Muhammad kecil telah memiliki modal kepemimpinan yang kuat. Kepribadiannya menjadi daya tarik istimewa di tengah kehidupan bermasyarakat. Sikap intelektualitas telah ditunjukannya sejak kecil, tidak bertindak reaktif, memberi waktu untuk mengamati dan menganalisa akan suatu perkara telah menjadi kebiasaannya.

Muhammad senantiasa berpikir dan mengamati keadaan negerinya, tidak hanya sebatas itu, ia kerap untuk datang dan melihat langsung kehidupan pada tiap-tiap golongan (kelas) manusia pada masa itu. Berinteraksi, dan mengambil hal baik dari siapa saja yang ditemuinya, tidak heran masyarakat bersimpati besar padanya.

Masyarakat Makkah memberi gelar al-Amin kepada Muhammad bukan tanpa alasan. Gelar yang diperolehnya bahkan sebelum masa kenabian ini menjadi bukti akan keluhuran akhlak Muhammad.

Disebutkan Shahih Bukhari dalam Sirah Nabawiyyah (2008), bahwa Nabi Muhammad menonjol di tengah kaumnya karena perkataannya yang lemah lembut, sifatnya yang mulia, terhormat pergaulannya dengan para tetangga, paling jujur perkataannya, terjaga jiwanya, paling banyak memenuhi janji dan beliau membawa bebannya sendiri, memberi orang miskin, menjamu tamu dan menolong siapa pun yang hendak menegakkan kebenaran.

Sang Pembebas Sejati

Kelahirannya membawa kebahagiaan banyak orang, kepribadiannya menjadi air yang menyejukkan. Hal tersebut memiliki cerita berbeda ketika Muhammad membawa risalah Islam. Dakwah Muhammad menghantam keras tatanan oligarki warga Makkah, mereka takut ajaran leluhur yang bersifat politeisme akan runtuh. Beberapa takut ketika mengikuti Muhammad, posisi dan status sosial mereka akan runtuh seketika.

Begitu besarnya ego manusia, beberapa orang yang dahulunya begitu mengagumi Muhammad, kini berbalik memusuhinya, tak lain ialah sebab risalah yang dibawa oleh Muhammad. Jika dirunut secara kronologis, keimanan pertama yang ditanamkan al-Qur’an setelah monoteisme dan keadilan sosial-ekonomi adalah keimanan pada hari pertanggung-jawaban (Rahman: 2017).

Perjuangan Muhammad adalah perjuangan kemanusiaan. Setelah tauhid, ia memperjuangkan keadilan sosial-ekonomi, berjuang melepas belenggu manusia satu dengan yang lainnya. Ajaran akan hari pertanggung-jawaban memiliki konsekuensi logis bahwa setiap orang tidak berhak untuk bertindak semena-mena atas yang lainnya. Ajaran tersebut adalah ajaran moralitas, berjuang guna memerdekakan manusia, sebuah perjuangan yang bahkan hingga detik ini tetap digaungkan.

Ialah Muhammad, pelajaran dari kehidupannya tidak akan habis untuk digali. Hingga detik ini, selalu ada pihak yang berupaya mendiskreditkannya, namun selama itu pula arus ajaran dan keagungan moralnya tetap mengalir, semakin deras.

Setidaknya, dengan mempelajari Nabi Muhammad melalui sudut pandang kehidupan sosialnya, kita berpeluang untuk mendekati sosok manusia mulia ini. Bukan dalam rangka merayakan kelahirannya, namun dalam rangka mensyukuri bahwa manusia mulia itu pernah lahir di bumi ini, selayaknya manusia biasa yang lain. Mensyukuri bahwa ia menghabiskan hidupnya di bumi ini, raganya telah lama mati, namun nilai-nilai kehidupannya akan terus abadi.

Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammad.

 

REFERENSI

Al-Mubarakfuri, Syaikh Shafiyyurahman. 2008. Sirah Nabawiyah. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.

Rahman, Fazlur. 2017. Islam Sejarah Pemikiran dan Perdaban. Ed. Ahmad Baequni. Bandung: Mizan.

Red: Amin Azis

Tags: maulid nabiMeneledani Nabi MuhammadNabi MuhammadRasulullah SAW
Share52Tweet32SendShare
Previous Post

Cerpen : Suatu Malam di Bulan Maulid

Next Post

Dakwah Kampus: Wadah Ibadah Ritual atau Sosial?

admin

admin

Related Posts

Kontrak Hybrid dalam Ekonomi Syariah: Kebutuhan Zaman atau Masalah Baru

by admin
Januari 18, 2026
0
22

Oleh: Muhammad Rasyid Ridlo (Dosen Ekonomi Islam FEB UMJ) Perkembangan ekonomi tidak pernah berhenti. Pola transaksi berubah, kebutuhan masyarakat semakin...

Isra Mi’raj dan Baitul Maqdis: Refleksi Bulan Rajab bagi IMM dan Mahasiswa

by admin
Januari 16, 2026
0
29

Oleh: Laluna Hilwa Imtisal (Kader IMM UMY) MADRASAHDIGITAL.CO- Bulan Rajab menjadi salah satu bulan yang memiliki peristiwa agung dalam sejarah...

Hidup Kompetitif, Alienasi dan Kebutuhan Akan Keteguhan Batin

by admin
Januari 7, 2026
0
29

Oleh: Adram Qaisullah T (Instruktur Paripurna IMM) Pembicaraan tentang manusia modern dan makna hidup bukanlah sebuah hal baru. Sudah sejak...

Menutup Tahun: Antara Capaian, Kegagalan, dan Harapan

by admin
Januari 2, 2026
0
128

MADRASAHDIGITAL.CO - Oleh: Rafa Basyirah Tidak terasa setahun telah berlalu, telah tiba saatnya tahun 2025 menjadi masa lalu. Kita lihat...

Literasi Yang Ditinggalkan

by admin
Januari 1, 2026
0
83

Oleh: Sri Dyah Ayu Fitriani (Kader PK IMM FAI UMY) MADRASAHDIGITAL.CO- Sistem pendidikan modern menuntut fleksibilitas, teknologi, dan akses yang setara....

Ketika Kwitansi Lebih Berkuasa daripada Keadilan

by admin
Desember 9, 2025
0
38

Oleh: Tamara Rizki (Alumni Pascasarjana hukum Universitas Islam Indonesia) Isu mahalnya harga beras dalam paket bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) kembali...

Next Post
dakwah kampus ibadah ritual sosial manusia wadah

Dakwah Kampus: Wadah Ibadah Ritual atau Sosial?

Tantangan Dakwah IMM Menghadapi era Society 5.0

Tantangan Dakwah IMM Menghadapi era Society 5.0

Risalah Jum'at: Kajian Tafsir Aqidah, Ayat Tentang Ketuhanan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Pos-pos Terbaru

  • Mahasiswi UHAMKA Gelar Dakwah Lapangan Pemberdayaan Keluarga Dhuafa di Duren Sawit
  • Dari Bangku Kuliah ke Lapangan: Mahasiswa UHAMKA Wujudkan Kemanusiaan untuk Keluarga Dhuafa
  • Kontrak Hybrid dalam Ekonomi Syariah: Kebutuhan Zaman atau Masalah Baru
  • Perkuat Basis Organisasi: PDM Jakarta Timur Gelar Pertemuan Regional LPCRPM di Pondok Kopi
  • Isra Mi’raj dan Baitul Maqdis: Refleksi Bulan Rajab bagi IMM dan Mahasiswa

Komentar Terbaru

  • Rini Hillary pada ORANG YANG MEMILIKI WAWASAN LUAS SULIT DIMANIPULASI
  • Riesno Gunawan pada ORANG YANG MEMILIKI WAWASAN LUAS SULIT DIMANIPULASI
  • Rini Hillary pada Kehilangan Diri Sendiri
  • code of destiny pada Kehilangan Diri Sendiri
  • Rin Hillary pada Kehilangan Diri Sendiri

Arsip

  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Agustus 2021
  • Juli 2021
  • Juni 2021
  • Mei 2021
  • April 2021
  • Maret 2021
  • Februari 2021
  • Januari 2021
  • Desember 2020
  • November 2020
  • Oktober 2020
  • September 2020
  • Agustus 2020
  • Juli 2020
  • Juni 2020
  • Mei 2020
  • April 2020
  • Maret 2020
  • Februari 2020
  • Januari 2020
  • Desember 2019
  • November 2019
  • Oktober 2019
  • September 2019
  • Agustus 2019
  • Juli 2019
  • Juni 2019
  • Mei 2019
  • April 2019
  • Maret 2019
  • Februari 2019
  • Januari 2019

Kategori

  • Analisis
  • Bahasa
  • Berita
  • Cerpen
  • Esai Sastra
  • Event
  • Gaya Hidup
  • Hobi
  • Kajian Islam
  • Komunitas
  • Materi Pelajaran
  • Opini
  • Pemikiran Tokoh
  • Puisi
  • Resensi
  • Rilis
  • Ruang Konsultasi
  • Ruang Madrasah
  • Sastra
  • Surat Pembaca
  • Tadarus Tokoh
  • Tips
  • Umum
  • Wacana
  • Wawasan

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

Kategori

  • Analisis
  • Bahasa
  • Berita
  • Cerpen
  • Esai Sastra
  • Event
  • Gaya Hidup
  • Hobi
  • Kajian Islam
  • Komunitas
  • Materi Pelajaran
  • Opini
  • Pemikiran Tokoh
  • Puisi
  • Resensi
  • Rilis
  • Ruang Konsultasi
  • Ruang Madrasah
  • Sastra
  • Surat Pembaca
  • Tadarus Tokoh
  • Tips
  • Umum
  • Wacana
  • Wawasan

Sekretariat

MD Academy

Alamat
Kantor MD Grup, Meijing Lor, Ambarketawang, Kec. Gamping, Kab. Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55294

Telp
081385772458 (Saipul Haq)/0817123002 (Muhammad Fakhruddin)

E-mail
redaksimadrasah@gmail.com

  • Redaksi

© 2019 Madrasah Digital

No Result
View All Result
  • Masuk / Daftar
    • Tulis Postingan
    • Tulisan Saya
  • Berita
  • Wacana
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Opini
  • Sastra
  • Umum

© 2019 Madrasah Digital

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In