Madrasah Digital
Ketentuan Kirim Tulisan
Buat Akun
  • Berita
    • Rilis
    • Komunitas
    • Surat Pembaca
  • Gaya Hidup
    • Tips
    • Hobi
  • Wawasan
    • Analisis
    • Wacana
    • Tadarus Tokoh
    • Resensi
    • Bahasa
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Esai Sastra
  • Ruang Madrasah
    • Materi Pelajaran
    • Online Learning
    • Ruang Konsultasi
Kamis, Januari 22, 2026
No Result
View All Result
  • Berita
    • Rilis
    • Komunitas
    • Surat Pembaca
  • Gaya Hidup
    • Tips
    • Hobi
  • Wawasan
    • Analisis
    • Wacana
    • Tadarus Tokoh
    • Resensi
    • Bahasa
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
    • Esai Sastra
  • Ruang Madrasah
    • Materi Pelajaran
    • Online Learning
    • Ruang Konsultasi
No Result
View All Result
Madrasah Digital
No Result
View All Result

Punya Kelebihan adalah Cobaan

Muhammad Nur Faizi by Muhammad Nur Faizi
Desember 17, 2021
in Gaya Hidup
3 min read
0
Sumber: KpopMaters.com

Sumber: KpopMaters.com

76
SHARES
119
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MADRASAHDIGITAL.CO, Belakangan ini, saya sedang mengikuti sebuah komik dengan judul Terror Man karya Han Dong Woo dan Ko Jin-Ho. Komik tersebut bercerita tentang anak yang mempunyai kelebihan untuk melihat suatu kesialan. Digambarkan, bahwa setiap kesialan yang mengancamnya terlihat berwarna ungu di matanya. Tanda tersebut, akan memeberikan kewaspadaan lebih pada dirinya untuk sesegera mungkin menghindari kesialan itu sebelum terjadi.

Bagi saya, komik tersebut memberikan perspektif baru tentang melihat suatu kelebihan. Memang pada dasarnya, manusia yang mempunyai kelebihan, akan dihadapkan pada dua pilihan yang dilematis. Pertama, menyelamatkan diri sendiri. Atau pilihan kedua, menyelamatkan semua orang dengan kelebihan yang dia punya.

Kebanyakan permasalahan sosial terjadi karena manusia menggunakan kelebihannya untuk menyelamatkan diri sendiri. Kita bisa lihat pada kasus korupsi, bagaimana seorang koruptor menggunakan kepintarannya untuk menaikkan kelasnya agar memperoleh harta berlimpah. Dia tidak peduli pada nasib orang lain yang dirampas untuk memperoleh kekayaan.

Kasus lain seperti penganiayaan, pembunuhan, perampokan, ataupun meninggalkan orang yang sudah terlanjur cinta, itu karena kekuatan yang digunakan untuk kepentingan pribadi. Maka dalam komik ini, anak kecil yang bernama Jeongwoo Min memilih menjadi seorang penyelamat, yang mengabarkan kepada semua orang tentang kesialan yang akan terjadi, meskipun itu sulit.

Perjalanan Jeongwoo Min menyelamatkan orang-orang tidaklah mudah. Ini gak seperti superhero lho ya, yang harus lawan monster-monster. Tantangan yang dihadapi oleh Jeongwoo Min datang dari orang-orang yang ingin dia selamatkan. Misalnya ketika peristiwa robohnya sebuah mall besar. Jeongwoo Min berulang kali memperingatkan semua orang, namun tidak ada yang percaya.

Dalam kondisi tersebut, mungkin pilihan terbaik adalah menyelamatkan diri sendiri dan membiarkan semua orang yang tidak mempercayai ucapannya meninggal tertimpa reruntuhan. Namun tidak bagi Jeongwoo Min, dirinya bersama asisten pribadinya membuat kekacauan, yang membuat semua orang berlari ketakutan meninggalkan mall. Cara tersebut berhasil menyelamatkan semua orang, meskipun Jeongwoo Min dianggap sebagai teroris akibat keributan tersebut.

Satu pelajaran yang bisa saya ambil, bahwa perjalanan menyelamatkan semua orang tidaklah mudah. Bagi seorang penyelamat, kekecewaan paling besar adalah ketidakpercayaan dari orang yang diselamatkan itu sendiri. Oleh karena itu, kebesaran hati dan jiwa yang kuat harus selalu melekat pada diri seorang penyelamat.

Alasan ini pula yang sering digunakan para koruptor untuk membenarkan aksinya. Dalam kasus korupsi, kita sering mendengar bahwa alasan seorang koruptor melakukan korupsi adalah untuk menyelamatkan keluarganya. Dia mengambil keputusan yang lebih mudah, bahwa menyelamatkan satu keluarga lebih mudah dibandingkan menyelamatkan berjuta-juta keluarga yang terlilit kelaparan. Padahal dalam kenyataannya, keluarganya pun tidak bisa diselamatkan oleh sanksi sosial yang diberikan oleh masyarakat.

Pemikiran-pemikiran semacam ini sering terjadi sehingga banyak kekacauan sulit dihindarkan. Jalan satu-satunya untuk merubah keadaan ini adalah membuka seluruh pikiran dan hati untuk berpikir lebih kritis. Karena dengan cara tersebut, manusia akan benar-benar bisa menimbang mana sesuatu yang lebih genting dilakukan.

Manfaat dari pemikiran tersebut akan melahirkan berbagai kebajikan, misalnya seseorang yang mempunyai kelebihan dana, akan membuat sebuah usaha yang mampu menghidupi banyak orang. Kemudian para pejabat akan membuat tata aturan yang mampu melindungi seluruh lapisan masyarakat. Pola pemikiran seperti ini, harus secepatnya diterapkan agar nantinya kesejahteraan bisa secepatnya didapatkan oleh manusia.

Sehingga manusia akan menyadari bahwa kelebihan yang dia miliki adalah satu tanggung jawab yang Tuhan berikan kepada dirinya. Maka melaksanakan tugas secara bijak adalah pilihan mutlak yang harus diambil. Jangan sampai kelebihan tersebut digunakan secara sembarangan untuk menindas ataupun menurunkan harga diri orang lain, karena bisa jadi kelebihan yang dimiliki akan diambil, dan posisi yang didapatkan luntur karena kelemahannya mengeksekusi kelebihan yang diberikan Tuhan.

Sebenarnya hal paling menarik yang dititipkan Tuhan kepada manusia adalah rasa tanggung jawab terhadap apa pun yang diberikan. Baik kelebihan ataupun kekurangan, itu menjadi alat perekat persaudaraan. Keduanya ada pada setiap manusia dan secara tidak sengaja membuat suatu ikatan yang sulit dilepaskan. Maka hal paling penting dari semua itu adalah bagaimana mengolah kekurangan dan kelebihan yang diberikan Tuhan.

Pada suatu hadis disebutkan jika manusia paling mulia adalah mereka yang paling bermanfaat bagi manusia. Untuk menjadi yang paling bermanfaat tidak harus mempunyai banyak kelebihan. Namun harus memiliki tanggung jawab dalam mengelola apapun yang diberikan Tuhan. Seperti halnya senyuman, yang menjadi hal remeh namun akan sangat berharga jika dibagikan saat berpapasan.

Sebaliknya, orang yang mempunyai banyak kelebihan namun tidak digunakan secara bijak, tidak akan mempunyai manfaat bagi makhluk lainnya. Dirinya hidup dalam rasa kesunyian karena mengingkari takdirnya untuk saling bantu sesama. Maka seperti pembelajaran di awal tadi, orang yang memiliki banyak kelebihan, juga memiliki tanggung jawab yang lebih untuk melaksanakan kebaikan.

Bukan kelebihan digunakan untuk dirinya sendiri, atau malah digunakan untuk kejelekan. Karena apabila sesuatu tidak ditempatkan pada tempatnya, akan menjadi bencana, dan berbalik menyerang diri sendiri. Seperti orang yang melakukan tindak korupsi, akan dihukum jeratan penjara dan hukuman sosial. Selain itu, orang yang menggunakan kelebihannya untuk dirinya sendiri, akan dihukum dengan rasa kesunyian dan kesendirian.

*Penulis adalah Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga, menyukai isu-isu sosial-keagamaan.

Share30Tweet19SendShare
Previous Post

Dosen Uhamka Beri Edukasi Pengelolaan Unit Produksi di SMK

Next Post

RUU TPKS Gagal dibawa ke Paripurna, Harus Menunggu Berapa Banyak Korban Lagi?

Muhammad Nur Faizi

Muhammad Nur Faizi

Related Posts

DIET : MENGURANGI MAKAN?

by Wapany Amanda Pian
Juli 12, 2023
0
179

Oleh : Wapany Amanda Pian, Awardee Beasiswa Sarjana Muamalat             Kata diet sepertinya sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat Indonesia....

cara belajar efektif

5 Cara Strategis Belajar Efektif

by admin
Januari 30, 2023
0
92

MADRASAHDIGITAL.CO-  Oleh: Muhamad Misbachul Munir, Guru SD Negeri Batiombo 02 Hallo Sahabat MD! Apa sahabat MD suka belajar. Tapi anehnya hasil...

Mengenal Kesehatan Pikiran Dengan Emotional Healing

by admin
Januari 30, 2023
0
145

MADRASAHDIGITAL.CO - Oleh: Annisya Kurniasih Manusia memiliki emosi sebagai sebuah pemberian yang membedakannya dengan makhluk lainnya. Emosi adalah tanda bahwa...

Sampul Tulisan

Setop Mager dengan Neuron Associative Conditioning!

by Muammar Khadafi
Agustus 17, 2022
0
142

MADRASAHDIGITAL.CO, Mungkin kita semua ketika mendengar kata neuron yang terlintas di pikiran kita adalah sekumpulan saraf yang rumit yang berada...

Sumber: pexels.com

Kasus Bullying Terjadi di Tasikmalaya, Keluarga Harus Bagaimana?

by admin
Juli 22, 2022
0
358

MADRASAHDIGITAL.CO- Oleh : Ezra Najwa Wahyu Zarkasyi, (Mahasiswi Konseling Universitas Muhammadiyah Yogyakarta) Tasikmalaya sedang digegerkan dengan berita bullying yang menyebabkan serang...

Sumber: istockphoto.com

3 Cara Menghilangkan Rasa Bosan

by Muhammad Nur Faizi
Juli 20, 2022
0
148

MADRASAHDIGITAL.CO- Bosan menjadi aktivitas menjengkelkan bagi banyak orang. Tidak berselera mengerjakan apapun yang sudah disusun dalam tabel rencana, sehingga dalam...

Next Post
sumber gambar (twitter @areajulid)

RUU TPKS Gagal dibawa ke Paripurna, Harus Menunggu Berapa Banyak Korban Lagi?

Antara Kampus, Kuasa dan Kekerasan Seksual

Uhamka

Tim Pengabdian Uhamka Edukasi Pemanfaatan Limbah Sisik Ikan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Pos-pos Terbaru

  • Mahasiswi UHAMKA Gelar Dakwah Lapangan Pemberdayaan Keluarga Dhuafa di Duren Sawit
  • Dari Bangku Kuliah ke Lapangan: Mahasiswa UHAMKA Wujudkan Kemanusiaan untuk Keluarga Dhuafa
  • Kontrak Hybrid dalam Ekonomi Syariah: Kebutuhan Zaman atau Masalah Baru
  • Perkuat Basis Organisasi: PDM Jakarta Timur Gelar Pertemuan Regional LPCRPM di Pondok Kopi
  • Isra Mi’raj dan Baitul Maqdis: Refleksi Bulan Rajab bagi IMM dan Mahasiswa

Komentar Terbaru

  • Rini Hillary pada ORANG YANG MEMILIKI WAWASAN LUAS SULIT DIMANIPULASI
  • Riesno Gunawan pada ORANG YANG MEMILIKI WAWASAN LUAS SULIT DIMANIPULASI
  • Rini Hillary pada Kehilangan Diri Sendiri
  • code of destiny pada Kehilangan Diri Sendiri
  • Rin Hillary pada Kehilangan Diri Sendiri

Arsip

  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Agustus 2021
  • Juli 2021
  • Juni 2021
  • Mei 2021
  • April 2021
  • Maret 2021
  • Februari 2021
  • Januari 2021
  • Desember 2020
  • November 2020
  • Oktober 2020
  • September 2020
  • Agustus 2020
  • Juli 2020
  • Juni 2020
  • Mei 2020
  • April 2020
  • Maret 2020
  • Februari 2020
  • Januari 2020
  • Desember 2019
  • November 2019
  • Oktober 2019
  • September 2019
  • Agustus 2019
  • Juli 2019
  • Juni 2019
  • Mei 2019
  • April 2019
  • Maret 2019
  • Februari 2019
  • Januari 2019

Kategori

  • Analisis
  • Bahasa
  • Berita
  • Cerpen
  • Esai Sastra
  • Event
  • Gaya Hidup
  • Hobi
  • Kajian Islam
  • Komunitas
  • Materi Pelajaran
  • Opini
  • Pemikiran Tokoh
  • Puisi
  • Resensi
  • Rilis
  • Ruang Konsultasi
  • Ruang Madrasah
  • Sastra
  • Surat Pembaca
  • Tadarus Tokoh
  • Tips
  • Umum
  • Wacana
  • Wawasan

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

Kategori

  • Analisis
  • Bahasa
  • Berita
  • Cerpen
  • Esai Sastra
  • Event
  • Gaya Hidup
  • Hobi
  • Kajian Islam
  • Komunitas
  • Materi Pelajaran
  • Opini
  • Pemikiran Tokoh
  • Puisi
  • Resensi
  • Rilis
  • Ruang Konsultasi
  • Ruang Madrasah
  • Sastra
  • Surat Pembaca
  • Tadarus Tokoh
  • Tips
  • Umum
  • Wacana
  • Wawasan

Sekretariat

MD Academy

Alamat
Kantor MD Grup, Meijing Lor, Ambarketawang, Kec. Gamping, Kab. Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55294

Telp
081385772458 (Saipul Haq)/0817123002 (Muhammad Fakhruddin)

E-mail
redaksimadrasah@gmail.com

  • Redaksi

© 2019 Madrasah Digital

No Result
View All Result
  • Masuk / Daftar
    • Tulis Postingan
    • Tulisan Saya
  • Berita
  • Wacana
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Opini
  • Sastra
  • Umum

© 2019 Madrasah Digital

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In